Akulah....
Anak Falahiah
Walau sekelip cuma aku bersamamu
Namun bukan setitik yang ku teguk
Wacana ilmu hasil cakna
pada agama penyuluh hidup
Akulah.....
Anak Falahiah
Di lapangan dadamu
aku menemui hidupku
aku mengenal cintaku
cinta yang haqiqi
cinta yang beriring tad-hiah
aku mengejar citaku
aku mengejar gemilang
kenal erti juang
TanpaMu siapalah aku.....
21 October 2007
09 October 2007
Puisi yang dalam maknanya
Mas kahwin untuk bidadariku 
Adalah sekuntum bunga melati
Yang aku petik
Dari sujud sembahyangku
Setiap hari
Buah cintaku
Dengan bidadariku
Adalah lahirnya sejuta generasi teladan
Yang menggendong tempayan- tempayan kemanfaatan
Bagi manusia dan kemanusiaan
Pada setiap tempat
Pada setiap zaman
Mereka lahir demi kesejatian sebuah pengabdian
Dalam abad- abad yang susah
Abad- abad tidak mengenal Tuhan
Abad- abad hilang naluri kemanusiaan
Abad- abad berkuasa rejim- rejim kemungkaran
Dan mereka tetap kekar dan setia
Membela kebenaran
Dan keadilan
Perjuangan kami berterusan
Sambung menyambung pada setiap generasi
Tak berpenghabisan
Terus bergerak
Mengaliri ladang- ladang peradaban
Seperti cintaku
Pada bidadariku
Yang terus tumbuh
Semakin subur
Dari hari ke hari
Laksana kalimat- kalimat suci
Di hati para solihin
Di hati para nabi.
Dipetik dari novel Pudarnya Pesona Cleopatra
Adalah sekuntum bunga melati
Yang aku petik
Dari sujud sembahyangku
Setiap hari
Buah cintaku
Dengan bidadariku
Adalah lahirnya sejuta generasi teladan
Yang menggendong tempayan- tempayan kemanfaatan
Bagi manusia dan kemanusiaan
Pada setiap tempat
Pada setiap zaman
Mereka lahir demi kesejatian sebuah pengabdian
Dalam abad- abad yang susah
Abad- abad tidak mengenal Tuhan
Abad- abad hilang naluri kemanusiaan
Abad- abad berkuasa rejim- rejim kemungkaran
Dan mereka tetap kekar dan setia
Membela kebenaran
Dan keadilan
Perjuangan kami berterusan
Sambung menyambung pada setiap generasi
Tak berpenghabisan
Terus bergerak
Mengaliri ladang- ladang peradaban
Seperti cintaku
Pada bidadariku
Yang terus tumbuh
Semakin subur
Dari hari ke hari
Laksana kalimat- kalimat suci
Di hati para solihin
Di hati para nabi.
Dipetik dari novel Pudarnya Pesona Cleopatra
Jangan tinggal daku Ramadhan!!
Ramadhan,
jangan tinggal daku
belum puas aku bersamamu
Ramadhan,
bisikkan padaku
kita bakal bertemu semula
Ramadhan,
Sungguh aku tak menghargai hadirmu
mungkin pulangmu kerana rajuk
Ramadhan,
Ramadhan,
Ramadhan!!!
27 September 2007
24 September 2007
Qardhawi Return
Assalamualaikum..
Mohon maaf pada semua pengunjung yang dihormati semua kerana suda agak lama saya tak meng update blog ini...
kini saya kembali dengan isu yang lebih hangat...
Mohon maaf pada semua pengunjung yang dihormati semua kerana suda agak lama saya tak meng update blog ini...
kini saya kembali dengan isu yang lebih hangat...
Subscribe to:
Posts (Atom)